Ipmawati Berkarya
#IpmawatiBerkarya – EMBUN PEMUJA SEORANG PEMAIN BAB 2

#IpmawatiBerkarya – EMBUN PEMUJA SEORANG PEMAIN BAB 2

EMBUN PEMUJA SEORANG PEMAIN

BAB II TUGAS MELUKIS

 

“Hey culun, ada tugas Seni Budaya Melukis, kamu mau melukis apa?”

“Lihat saja besok”

“Hey, aku sedang bertanya dan tanggapanmu tadi itu bukan jawabannya”

“Sudah kubilang kan? Lihat saja besok” tegasnya.

“Baiklah… kutunggu besok deh”

“Ngomong-ngomong kamu sendiri akan melukis apa Tar?”

“Lihat saja besok”

“Ehhh”

“Kenapa? Jika kamu bisa berkata seperti itu kenapa tidak berlaku juga kepadaku? Kita lihat besok lukisan kita masing-masing” tegasku.

Posisi duduk yang hanya dengan menyebut namanya dengan sangat pelan bisa memancing untuk sering mengobrol dengannya. Siapa sangka ternyata aku begitu dekat dengannya yang walaupun dia menyebalkan, maka dari itu kuberi sebutan nama yang cocok untuknya yaitu ‘culun’ karena diriku sendiri yang melihat tingkahnya yang seperti itu, mungkin itu yang terlihat berbeda dengan yang lain.

Hobiku memang menggambar, tapi baru pertama kali melukis di kain kanvas, maka dari itu kupilih contoh gambar yang kuanggap mudah. Tentunya aku tidak mau kalah dengan si culun itu.

Esoknya…

“Mana coba kulihat?”

“Tidak, mana dulu punya, sorry ladies first”

“oke, kali ini ngalah. Gimana? Keren kan?”

“iyaa.. Eh, sejak kapan suka menggambar?”

“dari dulu Tarsya”

“Keanapa? Maksudku kenapa bisa sama?” (hati kecilku berkata).

-BERSAMBUNG-

 

Karya Cerita Pendek

dari TRI LESTARI – Komunitas Writer of Ipmawati DKI

Yuk Bagikan Tulisan ini !!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *